Golden Age, Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

Sejatinya Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mencapai tujuan tertentu, Pendidikan dimulai sejak bayi dalam kandungan hingga manusia ke liang lahat seperti itu pepatah mengatakan, begitupun dengan pendidikan Anak Usia Dini.  Usia Dini yang merupakan  Usia Emas atau lebih dikenal dengan istilah “Golden Age” merupakan waktu yang tepat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak. Rentang waktu usia emas 0-6 tahun menurut beberapa penelitian terbukti sebagai waktu yang tepat untuk mengembangkan potensi anak sampai 80%, sisanya setelah melewati usia tersebut. Hasil penelitian Balitbang Diknas tahun 1999 menunjukkan bahwa anak yang mengikuti kelompok bermain mempunyai aspek perkembangan kemampuan lebih tinggi diPentingnya Pendidikan Anak Usia Dinibandingkan anak yang tidak. Penelitian CIarl (1986) menunjukkan bahwa meski pada saat lahir anak memiliki 100-200 milyar sel otak yang mengembangkan beberapa triliyun informasi akan tetapi dapat saja yang dapat berkembang hanya 45% tergantung kepada stimulasi yang diterima anak dan lingkungannya.

Di negara maju perhatian terhadap potensi usia emas anak sudah menjadi gerakan semenjak puluhan tahun yang lalu. Amerika Serikat membuat program pengentasan kemiskinan pada tahun lima puluhan melalui program “Head Start” yaitu program pendidikan bagi anak usia 0-6 tahun. Hal ini juga menjadi komitmen intenasional pada tahun 2002 berdasarkan Deklarasi Dakkar tentang pendidikan untuk semua khususnya point kesatu yang berisi : “memperluas dan memperbaiki keseluruhan perawatan dan pendidikan anak dini usia terutama bagi anak-anak yang sangat rawan dan kurang beruntung.

Indonesia baru menyadari pentingnya pendidikan anak usia dini setelah penelitian bahwa 2045 adalah masa dimana bonus demografi, masanya pertumbuhan penduduk yang melesat yang pastinya akan menjadi perhataian semua kalangan, pada masa itu perkembangan penduduk yang melesat akan menjadi tolak ukur, bagaimana negara Indonesia masyrakatnya dikatakan maju atau tetap berjalan di masa perkembangan, maka dari itu masa golden age pendidkan usia dini ditekankan digerakan agar kelak anak-anak bangsa pada masanya dapat menjadi benar-benar masa emas masa jaya masa kemajuan bangsa Indonesia.

Pada tahun 2001 dengan membentuk Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini serta rnemasukkan Pendidikan Anak Usia Dini kedalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional tahun 2003. Tahun 2004 mulai tumbuh dan berkembang dengan didirikannya Lembaga-lembaga untuk anak Usia dini yang prospeknya menuju masa Golden Age. dalam lingkup pemerintahan maupun masyrakat yang sudah sadar akan pentingnya pendidikan Anak Usia dini. dari sinilah mulai bermunculan KB ( Kelompok Bermain), TPA ( Tempat Penitipan Anak), SPS (Satuan Paud Sejenis), TK (Taman Kanak-kanak) dari rentan usia 3-6 tahun, semua lembaga diatas merupakan lembaga yang di Naungi oleh Dirjen PAUDNI dan digerakan oleh Masyarakat.

Bukan hanya pemerintah dan masyrakat yang harus sadar akan pentingnya pendidikan anak untuk menuju Indonesia Emas, tetapi dari dalam diri keluarga sendiri pun harus mendukung akan pentingya pendidikan anak, karena pendidikan anak dimulai dari Pendidikan In Formal (Pendidikan Keluarga) dimana keluarga mempunyai andil penting dalam perkembangan anak baik dalam Afektif,Kognitif, Psikomotorik, Bahasa, Moral, dan Sosial Emosinal Seperti contoh kecil Bahasa pertama yang di ucapkan Bayi adalah bahasa yang juga sering diucapkan oleh keluarga (Ibu/Ayah). dari sinilah dimulai pendidikan anak, pendidikan karakter anak menuju Indonesia Emas.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


− 1 = 7