Anoreksia

Anoreksia merupakan gangguan makan yang didefinisikan sebagai ketakutan yang tidak wajar terhadap kenaikan berat badan dan terganggunya persepsi image diri dan badan. Orang dengan anoreksia memiliki pola makan yang abnormal dan merasa bangga apabila diet serta control ekstra keras terhadap makan yang dilakukannya.

Penderita anoreksia tidak pernah puas dengan penurunan berat badannya. Berat badan yang tetap antara hari ini dan esok hari atau setiap penambahan berat badan dapat mengakibatkan kepanikan, kecemasan, dandepresi yang intens. Hanya penurunan berat badan yang terjadi setiap hari sampai jangka waktu berminggu-minggu yang cukup memuaskan si penderita.

Menurut halopsikolog.com, kriteria gangguan anoreksia adalah terjadinya gangguan yang nyata pada citra tubuh. Penderita merasa tubuhnya masih terlihat gemuk walaupun orang lain melihat dirinya sudah sangat kurus.Lebih sering terjadi pada perempuan

Tipe Anoreksia

Anoreksia terbagi menjadi dua sub tipe, yaitu

  1. Restricting type, penderita berdiet sebatas membatasi asupan kalori dan meningkatkan jumlah aktivitas fisik. Penderita membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi sampai dibawah standart kalori yang dibutuhkan oleh tubuh.
  2. Binge-eating-purging type, penderita makan dengan porsi wajar namun akan merasa bersalah dan kemudian berusaha memuntahkan makanannya kembali. Penderita anoreksia tipe ini juga sering menggunakan obat pencahar untuk mengeluarkan makanannya kembali.

Penyebab Anoreksia

Anoreksia bukanlah gangguan psikologi klinis yang sederhana. Anoreksia nervosa berkembang hasil dari berbagai faktor yang mempengaruhi, yaitu faktor biologis dan faktor lingkungan. Contoh-contoh faktor lingkungan yang mempengaruhi adalah:

  • Dampak dari budaya langsing di media, yang secara terus-menerus mendapatkan apresiasi adalah orang kurus sebagai postur tubuh yang ideal
  • Profesi dan karir yang mendorong untuk kurus dan mengurangi berat badan, seperti ballerina dan model
  • Trauma keluarga dan masa kanak-kanak, seperti mengalami kejahatan seksual semasa kanak-kanak
  • Tekanan dari teman sebaya, bahwa menjadi kurus itu sama dengan menjadi seksi.

Sedangkan contohf actor biologis, sebagai berikut:

  • Fungsi hormone yang tidak teratur
  • Genetic, namun sampai sekarang masih dilakukan penelitian mendalam
  • Kekurangan nutrisi

GejalaAnoreksia

  1. Diet kronis hingga berat badan di bawah standart kesehatan
  2. Obsesi terhadap kalori dan lemak dalam makanan
  3. Memiliki pola ritual makan, seperti memotong makanan dalam ukuran kecil-kecil, makan sendirian, menyembunyikan makanan
  4. Terhentinyamenstruasi (amenorrhea)
  5. Kulit kering
  6. Rambut dan kuku rapuh
  7. Sensitivitas terhadap dingin
  8. Sering terjadi lanugo (anggota badan seperti lengan, tungkai atau pipi tertutup oleh bulu-bulu halus)
  9. Tekanan darah dan detak jantung rendah secara kronis
  10. Menghindari fungsi kontak social dengan keluarga ataupun teman

.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


24 − = 18